RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Personel Kodim 0314/Inhil, Peltu Jaharzam, mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil dalam menghadiri acara Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sekaligus launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi. Kegiatan yang bersifat strategis bagi stabilitas ekonomi dan pendidikan karakter ini berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Indragiri Hilir, pada Senin (11/5/26).
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana khidmat, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, Ibu Yuliantini, S.Sos., M.Si. Kehadiran perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam menangani isu inflasi serta memperkuat integritas melalui pendidikan anti korupsi sejak dini. Peltu Jaharzam hadir sebagai representasi TNI AD untuk mendukung sinergitas antara instansi militer dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Rangkaian acara dibuka secara resmi setelah pelaksanaan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan dinyanyikannya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, peserta rapat mengheningkan cipta dan mendengarkan pembacaan doa untuk kelancaran jalannya kegiatan. Susunan acara yang tertib ini mencerminkan profesionalisme penyelenggara dalam mengemas agenda penting yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan moralitas bangsa.
Dalam sesi inti, rapat fokus pada penyampaian materi terkait langkah-langkah kongkrit pengendalian inflasi di Kabupaten Indragiri Hilir. TPID memaparkan strategi stabilisasi harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Hal ini menjadi perhatian utama mengingat inflasi merupakan indikator ekonomi makro yang sangat berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat, sehingga memerlukan koordinasi lintas sektor yang solid dan berkelanjutan.
Selain isu ekonomi, agenda utama lainnya adalah peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi. Materi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah. Dengan adanya bahan ajar yang terstandarisasi, diharapkan dapat terbentuk karakter siswa yang tahan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di masa depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai perwakilan instansi kunci, termasuk Kapolres Inhil yang diwakili Briptu Ahmad Riski Fajri, Inspektur Daerah yang diwakili Mashudi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Inhil yang diwakili Windu, S.H. turut hadir pula para Kepala Dinas terkait seperti Dinas Sosial, Koperasi UKM dan Perindag, Kominfo, DLHP, serta perwakilan dari BPS, Bulog, BKAD, dan BAPPERIDA. Kehadiran unsur pendidikan seperti Kadis Pendidikan, Ketua PGRI, Ketua IGI, dan Ketua Himpaudi juga menegaskan pentingnya peran edukasi dalam agenda nasional ini.
Peltu Jaharzam, sebagai wakil Dandim 0314/Inhil, aktif menyimak seluruh paparan dan berkoordinasi dengan elemen Forkopimda lainnya untuk memastikan dukungan keamanan dan stabilitas daerah tetap terjaga selama implementasi program-program tersebut. Sinergitas antara TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci sukses dalam menjalankan rekomendasi hasil rapat, baik dalam aspek pengendalian harga maupun sosialisasi anti korupsi.
Kegiatan berlangsung lancar dan aman hingga selesai pada pukul 11.20 WIB. Tidak ada hambatan berarti selama jalannya rapat, dan situasi di sekitar lokasi kegiatan terpantau kondusif. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan tindak lanjut dari rumusan TPID dan sosialisasi buku anti korupsi dapat segera direalisasikan demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir yang sejahtera dan berintegritas.














FOLLOW THE Riaufakta.id AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Riaufakta.id on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram