-->

Hukrim


Sosial

Pemerintahan

Imigrasi

Terbaru

Sunday, June 14, 2026

Loka Karya Pangan B2SA, Sinergi Pemda dan TP. PKK Dorong Kreativitas Olahan Pangan Berbasis Potensi Daerah


















RIAUFAKTA.ID, ADV - Demi meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah makanan sehat, Pemerintah Daerah bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Inhil, gelar Loka Karya Pangan B2SA atau Beragam Bergizi Seimbang dan Aman, yang menyasar Ketua TP. PKK Kecamatan dan Kader PKK.

Bupati Inhil Herman saat membuka Loka Karya Pangan menjelaskan, pentingnya diversifikasi konsumsi pangan sebagai upaya pemenuhan gizi yang seimbang dalam makanan. Semakin beragam, maka kualitasnya makanan yang tersajikan main baik bagi tubuh. 

Keberagaman ini penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh sesuai zat atau nutrisi yang terkandung dalam masing-masing bahan makanan.

"Jika tubuh kekurangan energi, diperlukan karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber tenaga utama. Untuk mengganti sel tubuh yang rusak, diperlukan protein yang berfungsi sebagai zat pembangn. Selain itu, untuk mencegah timbulnya penyakit, diperlukan vitamin dan mineral," jelas Bupati Inhil saat membuka kegiatan pada Senin (15/6) pagi di Hotel Harmoni, Tembilahan. 

Dalam penyajian konsep makanan sehat tersebut, Bupati membayangkan sejumlah potensi alam Inhil yang beragam dan mudah didapat. 

"Kita punya sumber karbohidrat non beras seperti Sagu, Jagung, Sukun, Ubi Jalar dan lainnya. Begitu juga sumber protein hewani , dimana Inhil terkenal dengan sumber daya lautnya yang kaya, ada bermacam udang, ikan, kerang serta protein nabati dari tahu dan tempe yang juga mudah didapat. Ditambah buah dan sayuran yang tumbuh subur di atas tanah kita ini," imbuh Herman. 

Konsep ini yang belum dipahami masyarakat secara menyeluruh, di sinilah peran Kader PKK untuk memotivasi masyarakat menciptakan menu B2SA yang kreatif dan inovatif. 

"Masyarakat masih menganggap makanan sehat itu mahal, padahal kan tidak, di daerah kita banyak sekali potensi yang bisa dikreasikan, maka kami butuh peran kader di daerah sebagai unit terkecil yang dekat dengan kehidupan keluarga," ujar Ketua TP. PKK Inhil, Katerina Susanti. 

Selain Ketua TP. PKK Inhil Katerina Susanti Herman, juga hadir pihak Dinas Pertanian Provinsi Riau dan seorang Chef asal Pekanbaru, yang menjadi narasumber dalam Loka Karya ini.

Bupati Ajak Masyarakat Muhasabah Diri, Persiapkan Hijrah Masuki Tahun Baru Islam 1448 H


 
















RIAUFAKTA.ID, ADV - Berada di penghujung Tahun 1447 H, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, mengisinya dengan doa awal dan akhir tahun, membaca yasin dan tahlil serta salat berjamaah, di Masjid Agung Al Huda Tembilahan, pada Senin (15/6) petang.

Dalam momen khidmat Gema Muharram tersebut, juga hadir Unsur Forkopimda, Ketua TP. PKK Inhil Katerina Susanti Herman, Pimpinan OPD beserta para pegawainya dan  para ulama.

Masa peralihan tahun hijriyah, bagi Bupati Inhil Herman adalah momentum untuk muhasabah diri, mengevaluasi kesalahan masa lalu untuk bersiap memasuki tahun 1448 H.

"Seperti anjuran Rasulullah, tiap hari hendaknya kita introspeksi diri, segala kebaikan kita pertahanakan dan bertekad meninggalkan tindakan buruk yang kita lakukan. Mari sama-sama berhijrah, menjadi insan yang lebih baik lagi," ungkap Bupati Inhil.

Selanjutnya, Bupati harap, acara keagamaan seperti ini makin digiatkan untuk meningkatkan nilai spiritual masyarakat.

"Karena pembangunan yang mesti kita giatkan bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pembangunan spiritual masyarakat," lanjut Orang Nomor Satu di Inhil tersebut.

Untuk menambah nilai-nilai keagamaan masyarakat, acara Gema Muharram ini menghadirkan penceramah Ustadz Syafrinaldi.

Hari Jadi Milad Inhil Ke 61 Tahun, DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna























RIAUFAKTA.ID, ADV - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sidang paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Inhil yang ke-61 tahun, Ahad (14/6/26).

Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, S.T.,M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran sehingga pembangunan sejak diawal tahun sampai di usia Inhil ke – 61 dapat berjalan dengan baik dan lancar meski masih penuh rintangan.

Dengan adanya peringatan hari jadi Kabupaten Inhil ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi tentang apa yang telah dicapai dan apa yang harus di perbaiki.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, yakni Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Helmi D, M.Pd yang mewakili Plt Gubernur Riau serta turut hadir Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, Bupati Inhil H. Herman, SE., MT., unsur Forkopimda Inhil, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, para purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil, anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan Inhil, Ketua TP-PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., M.Kes, seluruh anggota DPRD Inhil, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD serta berbagai unsur instansi vertikal dan tokoh masyarakat.

Rapat Paripurna juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, Indrawansyah, SE., M.Si serta perwakilan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan.

"Kita sadari bahwa tantangan kedepan semakin kompleks, termasuk dalam hal ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun saya percaya, dengan semangat pendahuku sebagai inspirasi, serta dengan tekad dan sinergi bersama kita mampu menjawab semua tantangan itu," ungkap Ketua DPRD Inhil dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Inhil H. Herman mengatakan, sejak dimekarkan dari Kabupaten Indragiri pada 14 Juni 1965, Inhil telah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan di berbagai sektor. Berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu, pemerintah daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Dengan usia ke-61 tahun ini, sudah banyak capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan. Namun, masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Herman, sebagai kabupaten terluas di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih dari 18 ribu kilometer persegi, Inhil memiliki tantangan pembangunan yang cukup besar. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan utama pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

"Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga percepatan pembangunan di Kabupaten Inhil dapat berjalan lebih optimal dan merata," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani kelapa. Salah satunya melalui surat resmi yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat terkait usulan penetapan harga minimal kelapa sebesar Rp5.000 per kilogram.

"Kelapa adalah identitas dan sumber penghidupan sebagian besar masyarakat Inhil. Karena itu, kami terus memperjuangkan adanya kebijakan harga yang memberikan kepastian dan perlindungan kepada para petani,"  pungkasnya. 

DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna Milad ke 61 Kabupaten Inhil Tahun 2026


















RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sidang paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Inhil yang ke-61 tahun, Ahad (14/6/26).

Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, S.T.,M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran sehingga pembangunan sejak diawal tahun sampai di usia Inhil ke – 61 dapat berjalan dengan baik dan lancar meski masih penuh rintangan.

Dengan adanya peringatan hari jadi Kabupaten Inhil ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi tentang apa yang telah dicapai dan apa yang harus di perbaiki.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, yakni Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Helmi D, M.Pd yang mewakili Plt Gubernur Riau serta turut hadir Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, Bupati Inhil H. Herman, SE., MT., unsur Forkopimda Inhil, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, para purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil, anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan Inhil, Ketua TP-PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., M.Kes, seluruh anggota DPRD Inhil, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD serta berbagai unsur instansi vertikal dan tokoh masyarakat.

Rapat Paripurna juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, Indrawansyah, SE., M.Si serta perwakilan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan.

"Kita sadari bahwa tantangan kedepan semakin kompleks, termasuk dalam hal ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun saya percaya, dengan semangat pendahuku sebagai inspirasi, serta dengan tekad dan sinergi bersama kita mampu menjawab semua tantangan itu," ungkap Ketua DPRD Inhil dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Inhil H. Herman mengatakan, sejak dimekarkan dari Kabupaten Indragiri pada 14 Juni 1965, Inhil telah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan di berbagai sektor. Berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu, pemerintah daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Dengan usia ke-61 tahun ini, sudah banyak capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan. Namun, masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Herman, sebagai kabupaten terluas di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih dari 18 ribu kilometer persegi, Inhil memiliki tantangan pembangunan yang cukup besar. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan utama pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

"Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga percepatan pembangunan di Kabupaten Inhil dapat berjalan lebih optimal dan merata," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani kelapa. Salah satunya melalui surat resmi yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat terkait usulan penetapan harga minimal kelapa sebesar Rp5.000 per kilogram.

"Kelapa adalah identitas dan sumber penghidupan sebagian besar masyarakat Inhil. Karena itu, kami terus memperjuangkan adanya kebijakan harga yang memberikan kepastian dan perlindungan kepada para petani," pungkasnya. (Galeri)

Saturday, June 13, 2026

Milad ke-61 Inhil Jadi Momentum Bangkitkan Marwah dan Perkuat Sinergi Pembangunan





















RIAUFAKTA.ID, ADV  – Peringatan Milad ke-61Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil H. Herman saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Milad ke-61 Kabupaten Inhil, Ahad (14/6/26).

Bupati Herman mengatakan, sejak dimekarkan dari Kabupaten Indragiri pada 14 Juni 1965, Inhil telah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan di berbagai sektor. Berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu, pemerintah daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Dengan usia ke-61 tahun ini, sudah banyak capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan. Namun, masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Herman, sebagai kabupaten terluas di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih dari 18 ribu kilometer persegi, Inhil memiliki tantangan pembangunan yang cukup besar. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu alasan utama pentingnya dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

"Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga percepatan pembangunan di Kabupaten Inhil dapat berjalan lebih optimal dan merata," tegasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Inhil juga terus fokus menjalankan program pengentasan kemiskinan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai langkah juga dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan cadangan pangan daerah guna mendukung ketahanan pangan masyarakat.

"Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan perkebunan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani kelapa. Salah satunya melalui surat resmi yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat terkait usulan penetapan harga minimal kelapa sebesar Rp5.000 per kilogram.

"Kelapa adalah identitas dan sumber penghidupan sebagian besar masyarakat Inhil. Karena itu, kami terus memperjuangkan adanya kebijakan harga yang memberikan kepastian dan perlindungan kepada para petani," katanya.

Momentum Milad ke-61 juga menjadi ajang menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal daerah. Salah satu yang membanggakan adalah Tari Mande dari Kecamatan Mandah yang berhasil meraih Rekor MURI dunia dan menjadi kebanggaan masyarakat Inhil.

"Kita patut bersyukur karena budaya dan kearifan lokal yang kita miliki mampu dikenal hingga tingkat nasional bahkan dunia. Ini menjadi modal penting untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah," ungkap Herman.

Di akhir sambutannya, Bupati Herman mendorong seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Mari jadikan Milad ke-61 ini sebagai momentum untuk bangkit bersama, memperkuat marwah daerah, dan melanjutkan pembangunan demi mewujudkan Inhil yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat," tutupnya.

Sepulang dari Tanah Suci, Wabup Inhil Berpesan Jemaah Haji Senantiasa Tebar Kebaikan


 
















RIAUFAKTA.ID, ADV - Sebanyak 173 orang jemaah Haji asal Indragiri Hilir (Inhil) tuntas menunaikan ibadah di Tanah Suci. Kepulangan mereka ke Tanah Air disambut hangat oleh Wakil Bupati Yuliantini, pada Minggu (14/6) petang. 

Wakil Bupati menyambut kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam kloter 11 tersebut, bersama jajaran Kemenag Inhil, pimpinan OPD terkait dan unsur penyelenggara lainnya. 

Rasa syukur dan haru diungkapkan Wabup Yuliantini, saat menyalami satu persatu jemaah haji asal Inhil yang tiba di Embarkasi Batam. 

"Alhamdulillah setelah tuntas menunaikan ibadah haji, semua jemaah pulang dalam keadaan sehat. Semoga rangkaian ibadah yang dijalankan di Tanah Suci menjadikan Bapak/Ibu haji yang mabrur," ungkap Wabup.

Selain harapan mendapat predikat haji mabrur, Yuliantini harap para jemaah juga bisa mencerminkan nilai-nilai ibadah tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

"Teruslah tingkatkan amal ibadah, menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar dengan berbuat baik kepada siapapun," pesan Yuliantini.

Selain jemaah haji asal Inhil, Embarkasi Batam juga melayani jemaah dari Kabupaten Pelalawan sebanyak 223 orang dan Indragiri Hulu sebanyak 43 orang.

Friday, June 12, 2026

Tablig Akbar Milad ke-61 Inhil: Momentum Syukur dan Penguatan Nilai Keagamaan
















RIAUFAKTA.ID, ADV  – Dalam rangkaian peringatan Milad ke-61 Kabupaten Inhil, Pemerintah Kabupaten Inhil menggelar Tablig Akbar bertema “Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah” di Lapangan Eks Multiyears, Jalan Swarna Bumi, Tembilahan, Jumat malam (13/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Inhil Herman bersama Ketua TP PKK Inhil Hj. Katerina Susanti. Turut hadir unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, camat se-Inhil, alim ulama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan bahwa tema Milad ke-61 Inhil merupakan refleksi rasa syukur atas berbagai anugerah, potensi daerah, serta capaian pembangunan yang telah diraih selama enam dekade lebih perjalanan Kabupaten Inhil.

"Tema Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah mengajak kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sekaligus membangkitkan semangat dan kehormatan daerah dalam melanjutkan pembangunan," ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh pencapaian yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari ridha Allah SWT, perjuangan para pendiri daerah, serta dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Inhil. Karena itu, momentum Milad harus menjadi pengingat untuk terus memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah.

"Pembangunan di Inhil tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Oleh sebab itu, berbagai kegiatan keagamaan terus kita laksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat," tambahnya.

Bupati Herman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah. Menurutnya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan bersama demi mewujudkan Inhil yang semakin maju dan sejahtera.

Tablig Akbar tersebut menghadirkan penceramah Dr. Ali Murthopo, M.Pd.I, alumni Pondok Pesantren Al Munawwir Yogyakarta, yang menyampaikan tausiah keagamaan kepada ribuan jamaah yang memadati lokasi kegiatan. Acara berlangsung penuh kekhusyukan dan menjadi salah satu rangkaian religius dalam memeriahkan Milad ke-61 Kabupaten Inhil.

Peristiwa

International

Galeri Foto

Kesbangpol

Kodim 0314 Inhil

Advertorial

Berita

Riau

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved