RIAUFAKTA.ID, INHIL - Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil kembali menunjukkan kepeduliannya dalam menanggulangi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan. Salah satu Babinsa, Serda M. Tahir turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan pemadaman dan pendinginan Karhutla bersama tim gabungan.
Kegiatan pemadaman dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 September 2026 di Parit Cegat, Kelurahan Metro, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Lokasi kebakaran berada pada koordinat 0,7601"S 103,2219"E dengan jarak tempuh sekitar 10 KM dari Koramil 07/Reteh.
Berdasarkan laporan di lapangan, luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 2 hektare. Jenis lahan yang terbakar merupakan tanah gambut dan kebun kelapa tua yang sudah tidak dirawat. Adapun pemilik lahan atas nama Amat, Imron dan Saidek. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Reteh.
Dalam proses pemadaman dan pendinginan, Serda M. Tahir bersama tim gabungan bekerja tanpa henti. Personel yang terlibat terdiri dari 1 orang TNI, 6 orang Polri, 1 orang AL, 1 orang Staf Lurah dan 20 orang masyarakat. Peralatan yang digunakan antara lain 2 unit mesin robin, 8 roll selang, 4 hand sprayer, 5 cangkul dan 8 parang.
"Hari ini kami bersama Polri, AL, perangkat kelurahan dan masyarakat melaksanakan pemadaman di Parit Cegat. Alhamdulillah api sudah dapat dipadamkan 100 persen dan saat ini kita fokus pada pendinginan titik asap agar tidak muncul kembali," ujar Serda M. Tahir.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kondisi tanah gambut yang sulit dipadamkan, cuaca panas dan arah angin yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut tim membuat pembatas agar api tidak merambat ke area lain.
"Lahan gambut ini memang rawan. Walaupun api di atas sudah padam, di bawah masih bisa menyala. Makanya kita lakukan pendinginan secara menyeluruh dan buat sekat bakar," tambahnya.
Hingga saat ini progres pemadaman telah mencapai 100 persen. Luas lahan yang terbakar 2 hektare sudah berhasil dipadamkan dan titik api dinyatakan padam total. Tahap selanjutnya adalah pendinginan titik asap yang juga sudah mencapai 100 persen.
Keterlibatan masyarakat sangat membantu dalam proses pemadaman ini. Sinergitas antara TNI, Polri, AL dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menanggulangi Karhutla di wilayah Reteh.














FOLLOW THE Riaufakta.id AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Riaufakta.id on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram