RIAUFAKTA.ID, RETEH - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Reteh. Serka Maihasan Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan karhutla bersama tim gabungan di Desa Mekar Sari, tepatnya di wilayah Sungai Terusan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 4 September 2026 bertempat di Desa Mekar Sari Sungai Terusan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dengan titik koordinat 0°38'29,076"S 103°7'1,056"E. Ini merupakan hari pertama penanganan karhutla di lokasi tersebut.
Setibanya di lokasi yang berjarak sekitar 26 KM dari Koramil, tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman. Kebakaran terjadi di lahan seluas kurang lebih 1 hektare dengan jenis tanah mineral yang ditumbuhi tanaman kelapa tua dan belukar. Personel yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 1 orang TNI, 3 orang Staf Desa, 6 orang MPA dan 5 orang masyarakat. Untuk mendukung pemadaman di lapangan, tim menggunakan 4 unit handprayer, 11 bilah parang dan 6 buah ember.
"Alhamdulillah api sudah berhasil kita padamkan 100 persen dengan luas lahan terbakar sekitar 1 hektare. Saat ini kita fokus ke pendinginan titik-titik asap agar tidak muncul api lagi. Sinergitas antara TNI, MPA dan masyarakat sangat membantu mempercepat proses pemadaman," ujar Serka Maihasan di lokasi.
Dari hasil pengecekan di lapangan diketahui pemilik lahan adalah saudara Tahang, 38 tahun, warga Sungai Terusan RT 002 RW 008 Desa Mekar Sari. Sementara itu penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Hambatan yang dihadapi tim di lapangan tidak mudah. Selain cuaca panas dan arah angin yang berubah-ubah, kondisi tanah gambut di sekitar lokasi juga menyulitkan proses pendinginan. Untuk mengantisipasi meluasnya api, tim membuat pembatas atau blok di sekeliling area terbakar.
"Upaya kita sekarang adalah memastikan seluruh titik asap benar-benar padam. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada di musim kemarau ini dan tidak membuka lahan dengan cara membakar," tambahnya.
Dengan kerja keras bersama, titik api berhasil dipadamkan total 100 persen dan saat ini tim masih melanjutkan pendinginan. Kegiatan pemadaman ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI bersama MPA dan masyarakat dalam menanggulangi bencana karhutla di wilayah binaan.














FOLLOW THE Riaufakta.id AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Riaufakta.id on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram